dua mata itu menatap hampa
kosong dan penuh pengharapan
tiada kata yang terucap
diam dalam kebisuan
dua mata yang binar itu
kini menjauh....
pergi.....
tanpa kepastian
entah kemana ia pergi
entah mengapa ia menjauh
entah apa salahku padanya
mengapa ia hanya menjauhiku
tak ku dengar lagi sapaannya
tak ku lihat hanya senyumannya
tak ku rasakan lagi perhatiannya
bahkan aku tak tau lagi keadaannya
hanya kenangan yang kini tersirat
canda, tawa, senyum, dan sapaannya
kini hanya ada dalam angan
aku hanya dapat berharap
kenangan itu cepat terbuang




Tidak ada komentar:
Posting Komentar