Minggu, 29 Januari 2012
Jumat, 13 Januari 2012
Kamis, 12 Januari 2012
hidup
Seribu kunang-kunang dalam kelam
Mengembara dalam kesunyian
Bertebangan ….
Bertebaran….
Membawa segumpal asa dalam kehampaan
Menggenggam ketegaran dalam kebimbangan
Terus melangkah mengepakkan sayap
Terus melayang …….
Hingga terhenti ……
Sampai kerlip cahaya meredup
Sampai akhir pengabdiankisahku
Saat ku merenung
Ku teringat akan bayangmu
Terlukis wajahmu
Dalam relung hatiku
Senyummu …
Mewarnai hari”ku
Tawamu …
Kebahagiaan untukku
Suaramu …
Mengalun di telingaku
Semerdu buluh perindu
Mengapa harus kamu????
Kau adalah sahabatku
Tak mungkin ku rubah keadaan itu
Dan tak mungkin ku ubah rasa ini
Aku tak bisa menunggu
Dan …
Aku tau
Satu jawaban pasti
Dari dalam hatiku
Kau tetap jadi sahabatku
Siapapun …
Tak boleh rubah keadaan itu. J
For Someone :')
dua mata itu menatap hampa
kosong dan penuh pengharapan
tiada kata yang terucap
diam dalam kebisuan
dua mata yang binar itu
kini menjauh....
pergi.....
tanpa kepastian
entah kemana ia pergi
entah mengapa ia menjauh
entah apa salahku padanya
mengapa ia hanya menjauhiku
tak ku dengar lagi sapaannya
tak ku lihat hanya senyumannya
tak ku rasakan lagi perhatiannya
bahkan aku tak tau lagi keadaannya
hanya kenangan yang kini tersirat
canda, tawa, senyum, dan sapaannya
kini hanya ada dalam angan
aku hanya dapat berharap
kenangan itu cepat terbuang
hanya untuk di kenang
Kala ku ingat kenangan kita
kenangan indah penuh canda tawa
kini semua itu telah sirna
hanya karena cinta
persahabatan yang dulu terjalin
tinggal kisah antara kita
kini....
semuanya telah sirna
luka yang menggores jiwa
luka yang mendalam
kini berbekas
kekecewaan tersirat
ini bukanlah penghianatan
hanya satu guratan kisah
yang sirna karena perasaan
tapi.....
mengapa harus aku yang disalahkan
adilkah Tuhan...
ini hanyalah sebuah perasaan
perasaan yang menyiksa
dan merusak semua persahabatan
Langganan:
Postingan (Atom)



